Yang ku rasakan saat ini memang sakit
Bukan sekedar pisau yang menancap di dadaku rasanya sudah melebihi panah asmara yang tembus melalui tulang rusuk ku, aku tak menyangka orang yang ku sayang saat ini lebih memilih adikku sendiri ,bukan hanya rasa sakit yang kudapatkan tapi jiwa dan fisik ku rapuh menjadi abu yang tak pernah kau lihat
Aku tak kuat menyambut panah ini aku tak sanggup lagi setiap ku lihat panah itu knapa pancaran itu ke kalian berdua ,apa aku manusia yang ter egois yang pertama ku kira itu salah, aku cukup mengalah di kebahagiaan mereka aku tak tau lagi mau taru di mana muka ku dan hati ini kurasakan sudah tak ada lagi ruang yang tepat, ya tuhan palingkanlah rasa itu untuk ku, tapi aku tak mau menjadi orang yang jahat dalam hidup nya. Seandainya dia tahu aku menjerit untuk nya apa dia bisa merasakan itu semua ..
Mungkin tidak karna kesempurnaan yang ia miliki berdua membuat dia menjadi cinta yang kokoh,
Tuhan apa yang kurasakan ini apa akan cepat terus menghilang aku ingin pergi dari hidup ini yang membuat ku rapuh dan gagal memilikinya,
Suguh tak berguna diriku,,
Aku tak berdaya saat ini selain menulis tentang mu di saat ku lihat dengan kedua mata ku, semoga tuhan lebih mengerti mana yang ter baik untuk ku dan mana yang bukan...
Minggu, 29 Maret 2015
Sakitnya tuh di sini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar