Jumat, 01 Mei 2015

Hay harian ku

Hay harian ..
Malam yang sepi tanpa bintang ku kira akan hujan malam ini.  Mungkin bukan hujan yang turun di malam ini tapi kesedihan ini. 
Hay harian kau tau betapa beratnya hidup yang aku jalani begitu berat, rasanya bahu ku tak kuat lagi memanggul beban ini.

Hay harian..  aku gk tau harus  bagaimana menyelesaikan cobaan ini,cobaan ini begitu lama kuratapi dan ku jalini begitu bosan.
Kau tau,  aku takuat lagi berdiri jika masalah ini menghantui setiap hari bahkan setiap saat,  aku tau saat kita berda dalam cobaan tuhan pasti terus bersama kita setiap saat,

Kau tau hy harian ku.  Begitu pilu rasa ini sakit terus menerus bahkan aku tak lagi bisa merasakan sakit hati.
Gegabah dan menghakimi tuhan itu perbuatan tercela aku tau itu.  Aku tak mungkin berfikir separah itu tentang tuhan ku.

Kau tau harian ku,  ku tuliskan cerita hidup ini yang ku lalui dulu dan sekarang kusimpulkan dari tema tersebut "hay harian",  karna cerita ini terus berjalan dan sampai mengubah ku ketika kelak nanti, mungkin saat aku menjadi seorang kake heheh

Hy harian ku.  Saat ini aku sedang bingung..  pantaskah aku menjadi seorang kk yang baik buat adik adik ku, aku tak tau ini salah siapa adik ku sering membantah saat ku nasehati tak pernah lagi di dengarnya,  apa adik ku sudah dewasa tapi knapa dia masih saja berbuat ulah hay
harian ku,  aku begitu capek rasanya harus mendengar cerita hidup ini bukan hidup ku tapi hidup keluarga kami.  Aku tau semua ini karna perceraian  kedua orang tua kami sejak kecil kami sering di titipkan ke bibi dan paman, tapi tak beberapa lama aku memutuskan hidup sendiri di rumah tua bersama adik ku.  Yah kami menjadi anak mandiri sejak kecil tanpa ayah dan ibu kami juga sering melakukan seperti orang dewasa memberskan rumah dan menyediakan makanan kadang kami sering beli diluar ,bukan sok keren tapi di rumah kami tak ada perabotan untuk makan gas mejicom sudah di ambil samaa bibi,  meski rasa sakit dia memberi tapi mengambilnya lagi apa aku salah dengar mungkin dia meminjamkanya yng aku tau di orang mampu,  biasalah orang seperti aku banyak orang yang menggampangkan hidup ini.

Bukan berarti kami hidup sendiri nyari uang sendiri,  ayah sering plang malam tapi hanya mampir memberi kami uang ongkos sekolah dan makan,  meski uang jajanku 20 ribu dan adik ku 10 ribu itu udah termaksud ongkos sekolah, jajan. Dan uang makan sampai malam.  Bukan kami mengeluh aku hanya menuliskanya di cerita ini.  Kadang kalau ayah kami mempunyai rezky pasti memberikan kami uang lebih..  aku tetap bersyukur apa  yang tuhan kasih selama ini.  Meski rasa sakit masih ada di dada ini.  Tapi itu semua pilihan ayah aku tak bisa menghentikan kemauan ayah untuk mempunyai istri.  Ayah menikah lagi memang sudah lama saat aku umur 5tahun mungkin . Aku sudah lupa bahkan aku tak mau lagi membayangkan kejadian dulu.

Hidup ini banyak mengajariku yang mana yang harus kuraih sesungguh nya,
Tapi aku masih bodoh dalam bidang sekolah apa dulu aku terbiasa tak sekolah sering gk naik jadi otak ku sudh terbiasa dengan kemalasan.  Bukanya aku bodoh ini semua gara gara masalalu kami yang buruk , sekarang ini aku lagi mencoba memperbaiki diri di bidang pendidikan ..
Semua ini demi masa depan ku yang cerah terutama untuk ayah sama ibu dan adik adik.  Tau hidup ini bner bener memberikan ku ujian yang begitu besar.  Ayah semakin tua apa lagi nasib ibuku srkarang aku tak kuat melihat ibu kandung ku hidup seperti ini.  Tau kah kau harian ku sebenrnya aku hidup ingin betul betul membahagian kan semua orang terutama ayah sma ibu.  Aku sayang sama kalian meski kalian tak bisa bersama saat ini..

Satu keluarga memiliki hidup sendiri sendiri ayah menpunyai istri dan ibu mempunyai suami.  Dan kami jangan pikirkan kami.  Kami juga mempunyai hidup masing masing karna ini yang menbuat ku tegar selalu..

Banyak orang yang memfitnah dan mengucilkaan kami menceritakan kekurangan kami.  Apa hidup kami harus di hina begitu saja seperti sampah.  Keluarga ayah sama keluarga ibu itu berbeda.  KAlau keluarga ayah mengajari kami untuk terus berusaha menjadi orang sukses tapi mereka tak bisa membagi rasa sayang nya,  ibu meski bnyak kekuranganya tapi aku senang karna ibu dimataku lebih baik.

Keperibadian ayah kadang membuat ku kesal dan membuat ku sedih.  Tapi aku tak mau menjadi anak yang durhaka seperti itu aku tetap merunduk saat ia berbicara lebut atau keras tapi kadang ayah tak mau mengalah sma anaknya.  Bingung mungkin hanya tuhan yang lebih memahami tentang hidup ku.

Sekarang umurku 18 tahun.  Aku senang bisa menjadi orang yang lebih dewasa tapi kebodohan ku yatuhan..  aku tak bisa lagi berfikir saat belajar makanya aku masuk sekolah jasa boga jujur nilai mtk ku jelek sekali aku tak bisa berfikir jernih.  Tapi aku tetap bersyukur masih di beri kelebihan di bidang ini jasa boga.
Cita cita ku ingin menjadi seorang chef yang terkenal yang mempunyai jiwa keratif.  Hah kapan aku bisa seperti itu menjadi seorang chef dan di idolakan semua orang.  Ketingian sekali rasanya

Kau tau harian ku knapa aku memilih sekolah ini.karna aku sering membantu nenek membuat sarapan buat nenek.  Nenek itu kakinya sakit. Makanya aku belajar dari seorang nenek ia yang mengajariku.. 
Dan bukan karna nenek saja yang membuat ku serius dalam bidang ini.
Karna orang yang meremehkan bidang ku ini. Meski kami jarang makan bukan berarti dalam bidang ini aku tak pernah makan enak.

Aku baru kelas satu smk di jakarta.  Disana bnyak guru guru yang menyayangiku guru yang peduli dengan ku mereka sangat baik untu ku yah dia guru boga ku. 
Kalau teman hanya teman smp ku yang masih di samping ku mereka juga sangat baik sekali.

Sekarang ini aku lagi berusaha belajar bhasa inggris karna dikit lagi aku pkl di hotel. Hah doakan aku  teman teman supaya aku bisa mengwujudkan mimpi mimpi ku.  Meski aku jarang praktik di skolah karna tak punya uang itu yang membuat ku takut apa aku bisa di hotel nanti semoga saja tuhan bener memberikanku keahlian dibidang ini semoga saja.

Sekarang ini aku begitu malas kermah nenek ada uyut yang sering membuat ku jengkel . Ter  kadang aku sering makan di rumah nenek tapi karna ada uyut kami sering menyidir  Kami karna kami sering menghabiskan nasi nenek tapi nenek tak pernah memarahi kami tapi knapa uyut tiri ibunya nenek itu sangat kejam tak pernah ngerasain sakitnya saat di bicarakan mengenai nasi.  Jadi saat ini aku tak lagi kerumah nenek biarlah aku tahan perut bersama adik ku . Kalau ada nenek kami bisa makan sehari dua kali jadi kami mengandalkan uang jajan tapi tetep bersyukur ko.

Kadang sepupu juga ada yang menjengkelkann dia selalu menjatuhkan di bidangku yah gk papahlah namnya juga orang kaya mau ngomong apa juga,  tapi karna disitu banyak keuntungan buat aku menjadi pecutan buat semangat belajar lagi aku bakalan buktin suati saat nanti aku bisa mempunyai lestoran dan sekolahan aku ingin sekali membuka sekolahan buat orang yang gak mampu seperti aku agar tetap bisa sekolah tanpa uang.  Aku pengen punya satu sekolah yang jurusanya hanya untuk masak.  Dan satu lestoran buat penunjang kerja ketika mereka keluar dari sekolah ku syukur syukur punya hotel.  Tapi itu hanya mimpi yang sulit kuraih harus bnyak bekerja keras untuk memiliki sesuatu.  Tapi aku yakin tuhan pasti terus berada di sampingku pasti dia memberikan soal untuk ku bagian mana yang terbaik buat jalan hidup ini tapi izinkan aku ya tuhan aku ingin ngebahagiakan semua orang..

Esok aku harus bangun pagi agar tidak telat sekolah.  Buat harian ku selamat malam sampai jupa di harian ku esok

Hay harian beberapa minggu ini aku jarang membuka blog ini. Meneruskan cerita kemarin.
Hay harian berusaja kemarin masalah menimpah ku tentang adik ketiga ku, budehku sudah bosan mengurusi adik ku yang tukang bohong bukanya aku tak peduli karna nasehatku tak pernah di dengar makanya sekarang budeh menyerahkanya kepada ku. Hay harian ku kemarin malam ayah sempat bercerita..  di ingin sekali melihat ku menjadi anak yang sukses kata ayah dia bangga sekali jika aku kelak nanti jadi orang sukses dia juga bilang kalau kamu sukses ayah gk minta apa apa yang penting ayah bangga udah bisa ngurusin aku sampai selesai sekolah.  Bahkan ayah bilang ayah bakalan sujud kalau seandainya aku jadi orang sukses karna yang ayah rasakan ayah sering di hina sama orang orang.  Bahkan hatinya sekrang gk karuan memikirkan hidup ku dia memohon nohon untuk aku menjadi anak yang sukses. Rasanya aku tak tega melihatnya dia gk butuh uang yang berlimpah tapi dia merasa bangga dan bahagia melihat ku menjadi orang sukse walaupun tak ada nilainya.  Sekrang kehidupan kami semakin sempit dengan ekonomi ayah ingin menjual tanah untuk membiayai sekolahku dan adik adik ku sampai lulus tapi blum ada yang membeli dengan harga yang ayah mau.  Tapi masalah nya kk tiriku kurang setuju dia masih kawatir dengan masa depan ku tapi aku tak tega melihat ayah sudh tua kk tidak membantu kami dia hanya berbicara tapi tak menolong kami.  Hidup ayah sangat bingung dia masih nentuin yang terbaik tapi hutang ku di skolah sudah .. yah besok udh kenaikan kelas kalau trus kya gini apa aku bisa nikmatin masa indah ku di sekolah yatuhan..  hidup hari ini lebih sulit tapi aku tetap bersukur mungkin nanti ada jalan keluar yang terbaik..  aku juga gk harus menghakimi ayah tentang masalah sekolah yang ada ayah malah pusing  .. 

Hay harian aku ingin bersungguh sungguh belajar yang tekun, memanfaatkan waktu sekolahku dengan baik jangan lupa doakan aku teman,  semoga aku bisa jadi orang sukses di kelak nanti.  agar aku bisa bantu ayah sama adik adikku trutama ibu.  Tapi aku harus optimis selalu kadang masih bnyak yang meragukan dalam pikiran ku karna aku bingung apa aku bisa apa yang orang tua ku mau karna aku menyesuaikan kemampuan ku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar